GarutUpdate
Kembali ke Beranda
Berita

Bulog Pastikan Kualitas Beras Bantuan Pangan Sesuai Ketentuan

Oleh Admin GarutUpdate|5 Juni 2026|2 menit baca0 dilihat
#Bantuan Pangan#Berita Garut#Bulog#bupati garut#Syakur Amin
Bulog Pastikan Kualitas Beras Bantuan Pangan Sesuai Ketentuan

Garut - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Ciamis, memastikan kualitas beras bantuan pangan yang disalurkan untuk masyarakat Garut telah sesuai dengan ketentuan. Hal tersebut...

Garut - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Ciamis, memastikan kualitas beras bantuan pangan yang disalurkan untuk masyarakat Garut telah sesuai dengan ketentuan. Hal tersebut diungkap Pinca Perum Bulog Ciamis, Dadan Irawan saat melakukan monitoring penyaluran bantuan pangan bersama Bupati Garut Syakur Amin di Kadungora belum lama ini. Menurut Dadan, hasil pengujian menunjukkan berat dan kualitas beras telah sesuai standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Dengan demikian, dapat dipastikan pula selain tepat sasaran, beras bantuan ini juga diterima warga dengan takaran dan kualitas yang sesuai. "Telah dilakukan pengujian timbang langsung terhadap karungan beras bantuan oleh petugas Bulog," katanya. "Proses ini disaksikan langsung oleh Pak Bupati untuk menjamin bahwa tiap karung berisi sesuai ketentuan, yakni 10 Kilogram," ucap Dadan menambahkan. Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari alokasi dua bulan, yakni Juni dan Juli 2025, yang mulai disalurkan pada bulan Juli 2025. Selain pengawasan teknis, kata Dadan, monitoring juga menjadi ajang dialog langsung antara Bulog dengan masyarakat. Petugas mendengar masukan langsung dari masyarakat. "Dalam kesempatan itu, masyarakat juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang dirasa sangat membantu," ucap Dadan. Dadan menegaskan komitmen Bulog dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi penyaluran bantuan. Bulog ingin masyarakat yakin setiap kilogram beras yang diterima telah sesuai. Penyaluran bantuan pangan ini menjadi salah satu upaya pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Dengan pengawasan yang ketat, diharapkan bantuan tersebut dapat terus dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat yang menerima. ****

Artikel Terkait